DKR: Masyarakat Tetap Harus Melakukan PHBS Walau lingkungan sudah di semprot Desinfektan

DEPOK- Lensa Publik-Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok, kembali mengingat masyarakat untuk tetap melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) walaupun lingkunganya sudah disemprot Desinfektan. Hal ini disampaikan Roy Pangharapan Ketua DKR Kota Depok kepada pers di Depok , Sabtu(28/3).

Usaha pencegahan penyebaran virus Corona salah satunya gencar dilakukan Pemerintah Kota Depok dengan mengadakan penyemprot disinfektan.
Menurut Roy Pangharapan, harus dibarengi dengan tindakan PHBS berkelanjutan terus menerus oleh masyarakat, sepanjang waktu.

“Intinya adalah, penyemprotan tidak menjamin, bebas virus Corona selamanya.
Untuk itu perlu dijaga lingkungan yang sudah melakukan penyemprotan, dengan
PHBS diantaranya adalah ,menjaga kebersihan lingkungan, sering cuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun,” tambah Roy Pangharapan.

Apalagi disaat seperti ini, menurutnya, masyarakat harus memaksimalkan usaha pencegahan penyebaran virus Corona dengan tetap di rumah, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Jaga jarak harus maksimal dilakukan oleh masyarakat,” tegas Roy Pangharapan.

Masyarakat.menurutnya harus diingatkan terus menerus, jangan sampai beranggapan kalau lingkungaanya sudah di semprot disinfektan berarti aman selama lamanya.

“Karena desinfektan tidak akan bertahan lama diluar ruangan dan virus yang diudara akan dapat kembali jika sudah hilang pengaruh desinfektan,” ujar Roy Pangharapan menambahkan.

Selain melakukan PHBS secara pribadi menurutnya, yang terpenting membangun sistim kedaruratan masyarakat dengan membentuk Satgas RT Siaga yang akan memastikan keselamatan masyakat di tingkat keluarga dan tetangga terdekat.

“Dalam keadaan dilarang keluar rumah, Satgas inilah yang membantu mendistribusikan makanan, obat, jaga lingkungan, panggil ambulans dan lain sebagainya,” ujarnya.

Tanpa pembentukan Satgas RT Siaga menurutnya maka, lingkungan masyarakat hanya akan bergantung pada pemerintah yang akan kerepotan menggadapi dampak sosial akibat penyebaran yang tidak terkendali. (Dd*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.