Penggunaan Air Tanah yang berlebihan bisa membahayakan lingkungan

DEPOK, lensapublik.com – Pembangunan Perkantoran,Hotel,Apartemen, Perumahan dan Rumah Penduduk
yang berada di sekitar jalan Margonda raya, 3 Oktober 2019.

masih rawannya mempergunakan Air Tanah,
Hal ini banyak terjadi,karna kurangnya kesadaran para pengusaha dan masyarakat.

maraknya penyedotan air tanah yang berlebihan,
akan menjadi Dampak kemiringan permukaan tanah, dan tidak tertutup kemungkinan akan terjadi Longsor,

Saat ini PDAM aktif menyurati Perusahaan dan para pelaku bisnis menawarkan kemitraan penggunaan Air PDAM.

Ada yang merespon baik dan ada yang tidak merespon,

perlunya sosialisasi pemerintah kepada masyarakat dan pengusaha, tentang kebersihan air dan keselamatan lingkungan.
Kami menyambut baik dengan dibuatnya RUU SDA yang baru,dimaba didalamnya menegaskan hak rakyat atas air,guna memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari hari dijamin oleh negara.
Selain itu RUU juga memberikan penegasan terhadap Hak para pengusaha dan masyarakat dalam memperoleh akses untuk memanfaatkan Sumber Daya Air,
Karna pelaku usaha yang melanggar akan dikenakan Sanksi sesuai aturan yang berlaku.

dalam pasal 5 dijelaskan,bahwa Sumber daya Air dikuasai oleh Negara dan di pergunakan untuk kemakmuran Rakyatnya.

“Negara harus menjamin kebutuhan air yang bersih untuk rakyatnya,
ujar Imas selaku ka Bidang pemasaran di PDAM Asasta ( Dini.)

One Comment on “Penggunaan Air Tanah yang berlebihan bisa membahayakan lingkungan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.