Sosialisasi KPA disambut Antusias Murid SMP PGRI

LensaPublik.Com – Mekarjaya

SMP PGRI Depok 2 Tengah dapatkan Sosialisasi bahaya dan pengetahuan dasar HIV/AIDS yang digagas oleh KPA (Komisi Penanggulangan Aids) di aula Sekolah, (Senin, 7/02/2020).

Kepala sekolah SMP PGRI Puji Hariyanto menerangkan remaja di sekolah harus melek terhadap bahaya HIV/AIDS agar setidaknya mereka paham tentang penyebaran penyakit mematikan tersebut agar sedini mungkin dapat terhindar.

“kita sangat merespon kalau ada kegiatan penyuluhan yang berkaitan dengan kesehatan, kita akan fasilitasi dan ikut mendukung, sosialisasi ini hanya diikuti oleh kelas 9, ruangan nya pun kita bagi dua, siswa putra dibawah, siswi putri diruang atas, kita pisah karena penyuluhan ini ada hubungannya dengan alat Reproduksi, ” katanya.

Ditempat yang sama narasumber dan Humas Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Pujiwati mengatakan ada beberapa poin yang dapat diambil dari penyuluhan atau sosialisasi HIV/AIDS terhadap remaja di sekolah. Dari mulai apa itu HIV, bagaimana cara penularan nya serta bagaimana cara pencegahannya.

“ Tujuan sosialisasi ini agar pemahaman konsep tentang HIV/AIDS dapat dipahami secara benar, ” terangnya.Pujiwati menambahkan lebih jauh jelaskan beberapa tujuannya yang diantaranya adalah mengetahui mulai dari definisi, penyebab munculnya penyakit, gejala-gejala, cara mendeteksi, pola penularan, pola berkembangnya penyakit, sikap antisipasi, pencegahan, serta bagaimana mengkondisikan diri agar berperilaku konstruktif terhadap realita epidemi tersebut.” Ada tiga cara penularan HIV yang paling efektif, yaitu darah, hubungan badan, dan air susu ibu,

Pujiwati juga berharap masyarakat Depok terutama generasi penerus dapat terhindar dari HIV/AIDS.

” Jadi tahun ini memang KPA Road show Sosialisasi ke sekolah sekolah SMP negeri maupun swasta yang ada di wilayah depok, ” ujar Dani dari KPA menambahkan.

Sementara itu Salah satu Siswi yang mendapat penyuluhan Najwa Indri Putri mengaku dirinya sangat antusias dengan ada nya penyuluhan ini.” Kami sangat senang, karena kita jadi bisa tahu bahaya dan cara pencegahan penyakit HIV/AIDS ini ” pungkas nya.

DDN/Lensapublik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.