Verifikasi Kampung Ramah Lingkungan Kp. Kedokan Ds. Putat Nutug

BOGOR, lensapublik.com – Tujuan Kampung Ramah Lingkungan adalah untuk mendorong Pemerintah Daerah, Dunia Usaha dan masyarakat setempat untuk memahami permasalahan lingkungan dan dampaknya, serta melakukan tindakan nyata secara proaktif yang berkontribusi kepada upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Demi mewujudkan Kampung Ramah Lingkungan secara maksimal, Bogor Kabupatenku Green and Clean mendelegasikan fasilitator ke setiap lokasi untuk melaksanakan pendampingan selama 6 bulan. Adapun fasilitator akan menjadi bagian dari inisiator yang akan mengarahkan lokasi KRL dalam memaksimalkan program-program utama KRL.

Verifikasi Program KRL telah digelar di Kp. Kedokan Ds. Putat Nutug Kec. Ciseeng (Rabu, 18 September 2019), dan berlokasi di wilayah Rw. 01. Suhendar selaku Ketua RW 01 juga diangkat sebagai ketua KRL, didampingi oleh Wakil Ketua Nureliyah, Mimin Mintarsih, Bambang Purwanto, Rt. Sidik, dan lainnya. Kepala Desa Pjs. Drs. Suharsono, Sekdes Yogi Ramadhana, Bunda Umsah, Fasilitator KRL Eliyawati, Staf dan Satpol PP Kec. Ciseeng, Juhri S.Pd, Rt Sidik, serta tamu undangan dari Dinas Lingkungan Hidup H. Ade dkk.

Dalam kata sambutannya H. Ade dari Dinas Lingkungan Hidup mengucapkan terima kasih kepada Ketua Rt dan Ketua Rw 01 Suhendar yang juga Ketua KRL yang sudah bergerak dalam program DLH. Kedepan ada progres, bukan hanya pada verifikasi tapi setiap hari sudah harus menjadi kebudayaan. Kegiatan terus berjalan, dan tidak hanya pengurus yang bekerja. Biasakan untuk tidak buang sampah sembarangan. Memang budaya harus dipaksakan dengan aturan, karena semua untuk masyarakat juga.

Ketua KRL Suhendar ketika diberi kesempatan oleh Juhri S.Pd selaku pembawa acara mengucapkan terima kasih atas kehadirn H. Ade dkk dari Dinas Lingkungan Hidup yang telah melakukan verifikasi KRL Walagri 01 Ds. Putat Nutug.

Kepala Desa Putat Nutug Pjs Drs. Suharsono sangat gembira melihat kekompakan warga yang ikut bekerjasama melaksanakan program KRL di Kp. Kedokan tersebut. Walau mungkin hasilnya belum bisa dikatakan maksimal, namun paling tidak dapat dijadikan contoh bagi Rw lainnya. Verifikasi harus dijalankan apa adanya, sehingga semua dapat merasakan wilayah Rw. 01 menjadi wilayah yang baik dan sehat. Jangan membuang sampah sembarangan. (Agustion/UAT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.