Ka DisdukCapil Dampingi Walikota Depok Resmikan Mesin ADM di Pusat Perbelanjaan Detos

Depok,- Lensa Publik,- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, hari ini Meresmikan Satu mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Pusat Perbelanjaan Depok Town Square 21/12/20

Peresmian mesin ADM kedua diresmikan oleh Walikota Depok, Mohammad Idris, di dampingi Ka Disdukcapil Nuraeni Widayatti, Porkopimda Camat dan Lurah,

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Nuraeni Widayatti mengatakan, ADM ini merupakan mesin kedua yang ada di pusat perbelanjaan.

Sebelumnya ADM sudah terpasang di The Park Sawangan untuk melayani pencetakan dokumen kependudukan bagi masyarakat Kota Depok.

“ADM yang ada di The Park Sawangan kemarin merupakan hibah dari Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri,
Untuk Detos berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok tahun 2020,” kata Nuraeni Widayatti, kepada para Awak Media di auditorium Detos Kota Depok.

Nuraini menuturkan, penentuan lokasi ADM yang kedua merupakan hasil dari beberapa pertimbangan. Maka katanya, Detos terpilih sebagai lokasi pemasangan karena terdapat pelayanan publik lainnya.

Seperti pelayanan keimigrasian dan Surat Izin Mengemudi (SIM) oleh Polres Metro Depok. “Kami tempatkan mesin ADM ini satu lantai dengan layanan publik lainnya,
rencananya tahun depan sudah bisa operasi,” ujarnya.

Menurut Nuraeni, dengan terpasangnya ADM di Detos diharapkan dapat memudahkan masyarakat, bagi warga Kecamatan Beji, sebagian Pancoran Mas dan Cimanggis karena lokasinya dekat Jalan Margonda Raya.

“Ketika sudah mengurus tahapan permohonan dokumen kependudukan online, warga bisa mengurus cetaknya di ADM terdekat,” ungkapnya. Ani menambahkan, Disdukcapil terus mendorong pelayanan dokumen kependudukan di Depok menjadi Go Digital.

Karena itu, mesin ADM dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapat pelayanan yang mudah. “Jadi kalau ada yang mau urus dokumen Dukcapil dari rumah praktis dan mudah dalam rangka Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (Gisa). Yaitu pelayanan yang membahagiakan,” tuturnya.

( Dn )